Manusia Dan Pendidikan

Manusia ditinjau dari bahasa yunani yaitu animal edu cabel(makhlukyang bisa dididik) animal aducandum(makhluk yang harus dididik) sehingga harus memahami hakikat yang dididik.

  1. Didalam kajian filosofis manusia itu dlihat dari 4 demensi yaitu :
  2. Manusia sebagai makhluk individu yaitu berbeda dengan orang lain dan mementingkan diri sendiri(egois). Disini  kita harus bisa membandingkan anak  didik mana yang suka mementingkan diri sendiri dan mana yang suka bersosialis.
  3. Manusia sebagai  makhluk sosial yaitu
    1. Selalu ber intraksi dengan sesama
    2. Selalu menolong orang lain
    3. Ingin bersama orang lain
  4. Manusia sebagai makhluk susila

Yaitu manusia yang berhati nurani atau ber orientasi dengan hal baik karena bersangkutan dengan aspek moral sehingga harus di didik untuk bersikap baik.

  1. Manusia sebagai makhluk religius

Yaitu manusia yang sadar akan tuhannya, sehingga nantinya akan sadar terhadap kebesaran tuhan.

  1. Ditinjau dari segi psikologis ( manusia tentang kejiwaan) karena menyangkut tentang kejiwaan maka yang dibahas adalah gejala-gejala jiwa.

Ada bayak aliran aliran yang memandang manusia, diantaranya : aliran psiko analisa, aliran behavioristik, aliran humanistik.

Aliran psiko analisa

Yaitu gejala gejala jiwa terwujud dalam prilaku. Maksud nya ada yang didorong untuk kepuasan, rasio, perkembanan moral. Contoh pemuasan kebutuhan. Pergi kesekolah itu tidak membawa buku malah yang dibawa itu adalah kue. Yang nantinya jika lapar maka langsung dimakan meskipun dalam kelas. Walaupun dilihat dari segi aturan tidak baik tapi karena faktor kebutuhan yang didahukan maka itulah yang terjadi.

Warna kejiwaaan manusia itu memiliki aspek-aspek struktur-struktur yaitu :

  1. Das es yaitu dimaknai dengan nafsu. Jadi didilam kesehariaannya itu lebih banyak nafsunya daripada intelektualnya. Nafsu adalah dorongan batin untuk mengejar kepuasan lahir dan batin.

Das es ini  berkaitan dengan aspek biologis(kehidupan) dan bersetuhan dengan dorongan hidup. Contoh makan dalam kelas  bersinggungan dengan faktor biologis walaupun dalam segi aturan tidak boleh tapi karena nafsu pasti akan memakannya.

Sifat-sifat Das es ini

  1. Irrasional artinya tidak masuk akal sehat. Contoh ketertarikan sama lawan jenis. Klau sudah tertarik sama lawan jenis dan pas mau ketemuan terus yang terjadi hujan. Maka mereka tetep saja ketemu.
  2. Impolsif artiya menggebu-gebu jika seseorang itu sudah dikuasai maka pasti orang bitu menggebu-gebu.
  3. Instingtip  yaitu dimaknai dengan naluriah. Karena bersifat naluriiah maka itu tidak rasio.
  4. Das ich yaitu dimaknai dengan masalah-masalah intelektual. Maksunya jika melakukan sebuah sesuatu  seseorang itu msih berfikir sesuai dengan aturan.

Das ich berkaitan dengan aspek psikologis bukan semata-mata karena kehidupan tetapi karena aturannya

Sifat-sifat Das ich

  1. Rasio yaitu prilakunya selalu rasinal(selalu memikirkan benar/salah sebelum mengambil tindakan.
  2. Objektif yaitu memandang apa adanya
  3. Realistik yaitu sesuai dengan realita.
  4. Das Uber Ich yaitu bisa dikatakan sama dengan moral yang namanya  bukan selalu berhubungan benar dan salah tetapi baik dan buruk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s